Busana Tari Srimpi Renggowati di Keraton Yogyakarta

Authors

Dr. Deny Arifiana, S.Pd., M.A.

Synopsis

SPESIFIKASI BUKU

Harga                    : Rp 85.000

Ukuran                  : 18 x 25 cm

Jumlah Halaman : 133 hal

Ketebalan Buku  : 1 cm

ISBN                       : On Proses

Deskripsi              : Buku ini disusun sebagai upaya untuk mendokumentasikan dan mengkaji salah satu warisan budaya adiluhung Keraton Yogyakarta, yaitu busana Tari Srimpi Renggowati. Sebagai bagian dari tari klasik keraton, busana yang digunakan tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap pertunjukan, tetapi juga mengandung nilai-nilai estetika, simbolik, historis, dan filosofis yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Jawa serta dinamika budaya yang berkembang di lingkungan keraton. Melalui buku ini, pembaca diajak untuk mengenal sejarah Tari Srimpi Renggowati, perkembangan fungsi dan penyajiannya, serta berbagai makna yang terkandung dalam unsur-unsur busana yang digunakan. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mengenai seni pertunjukan tradisional sekaligus menjadi salah satu bentuk pelestarian warisan budaya Indonesia.

 

REFERENSI :

Adi, Febrian Wisnu. (2010). Keris Kamardikan Surakarta: Kajian dan sejarah [Tesis, Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta].

Anas, Biranul, Hasanudin, Ratna Panggabean, & Yanyan Sunarya. (1997). Indonesia indah: Batik. Jakarta: Yayasan Harapan Kita BP3 Taman Mini Indonesia Indah.

Anas, Biranul, M. Junus Melalatoa, Siti Dloyana Kusumah, Aat Soeratin, Ria Andayani Soemantri, Sri Murni, Dewi Indrawati, Endang Maryani, Jaya Purnawijaya, Mira Indiwara Raharjo Pakan, Bernali Ompusunggu, Jonny Purba, & A. S. Andayani Ningsih. (1998). Indonesia indah: Busana tradisional Indonesia. Jakarta: Yayasan Harapan Kita BP3 Taman Mini Indonesia Indah.

Anonim. (2002). New complete guide to sewing: Step-by-step techniques for making clothes and home accessories. Canada: The Reader’s Digest Association Inc.

Atmodjo, S. Prawiro. (1990). Bausastra Jawa (Cet. ke-2). Surabaya: Djojo Bojo.

Bahari, Nooryan. (2008). Kritik seni. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Brandon, James R. (2003). Jejak-jejak seni pertunjukan di Asia Tenggara (R. M. Soedarsono, Penerj.; Cet. ke-1). Bandung: P4ST UPI.

Condronegoro, Mari. (2010). Memahami busana adat Keraton Yogyakarta: Warisan penuh makna. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.

Danesi, Marcel. (2010). Pesan, tanda, dan makna (Cet. ke-1). Yogyakarta: Jalasutra.

Dewan Ahli YSAB. (1981). Kawruh Joged Mataram. Yogyakarta: Yayasan Siswa Among Beksa Ngayogyakarta Hadiningrat.

Djumena, Nian S. (1990). Batik dan mitra. Jakarta: Djambatan.

Dwiyanto, Djoko. (2009). Kraton Yogyakarta: Sejarah, nasionalisme, dan teladan perjuangan. Yogyakarta: Penerbit Paradigma Indonesia.

Endraswara, Suwardi. (2006). Metodologi kajian kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Masjkuri, & Sutrisno Kutoyo (Ed.). (1976/1977). Sejarah Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah.

Feldman, Edmund Burke. (1967). Art as image and idea. Georgia: Prentice-Hall, Inc.

Fiske, John. (2010). Cultural and communication studies. Yogyakarta: Jalasutra.

Gustami, S. P. (2007). Butir-butir mutiara estetika Timur: Ide dasar penciptaan seni kriya Indonesia. Yogyakarta: Prasista.

Gustami, S. P., Saptoto, & Narno S. (1985). Pola hidup dan produk kerajinan keramik Kasongan Yogyakarta. Yogyakarta: Proyek Kajian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara.

Hadi, Y. Sumandiyo. (2001). Pasang surut tari klasik gaya Yogyakarta: Pembentukan-perkembangan-mobilitas. Yogyakarta: Lembaga Kajian Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Hamzuri. (1994). Batik klasik (Cet. ke-4). Jakarta: Djambatan.

Hasan, Renta V. (2009). Motif Batik Parang Rusak Barong Gaya Yogyakarta [Tesis, Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta].

Koentjaraningrat. (1959). Tari dan kesusasteraan di Jawa. Yogyakarta: Percetakan Taman Siswa.

Koentjaraningrat. (1967). Beberapa pokok antropologi sosial. Jakarta: Dian Rakyat.

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Jakarta: PN Balai Pustaka.

Koentjaraningrat. (n.d.). Dalam K. Mochtar, Upacara adat perkawinan agung Kraton Jogjakarta. Yogyakarta.

Lombard, Denys. (1996). Nusa Jawa: Silang budaya. Bagian I: Batas-batas pembaratan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Morris, Desmond. (1977). Manwatching: A field guide to human behavior. New York: Harry N. Abrams, Inc.

Narawati, Tati. (2003). Wajah tari Sunda dari masa ke masa. Bandung: P4ST UPI.

Narawati, Tati, & R. M. Soedarsono. (2005). Tari Sunda: Dulu, kini, dan esok. Bandung: P4ST UPI.

Nugraha, Onong. (1982–1983). Tata busana tari Sunda. Bandung: Proyek Pengembangan Institut Kesenian Indonesia, Subproyek ASTI Bandung.

Papanek, Victor. (1972). Design for the real world. New York: A National General Company.

Poespo, Goet. (2005). Pemilihan bahan tekstil. Yogyakarta: Kanisius.

Pramutomo, R. M. (1999). Unsur pendidikan seksual pada Srimpi Renggowati di Kraton Yogyakarta. Surakarta: STSI.

Pramutomo, R. M. (2008). Pengaruh bentuk pemerintahan “pseudoabsolutisme” pasca Perjanjian Giyanti 1977 terhadap perkembangan tari Jawa gaya Yogyakarta [Disertasi, Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta].

Sachari, Agus, & Yan Yan Sunarya. (2001). Desain dan kesenirupaan Indonesia dalam wacana transformasi budaya. Bandung: Penerbit ITB.

Sachs, Curt. (1963). World history of the dance. New York: W. W. Norton & Company, Inc.

Sanyoto, Sadjiman Ebdi. (2010). Nirmana: Elemen-elemen seni dan desain (Cet. ke-2). Yogyakarta: Jalasutra.

Soedarsono, R. B., Th. Suharti, & L. M. Jiyu Wijayanti. (2000). Misteri Serimpi: Srimpi Kandha Keraton Yogyakarta, sebuah misteri budaya genealogi dalam kehidupan kaum ningrat. Yogyakarta: Yayasan Untuk Indonesia.

Soedarsono, R. M. (1997). Wayang Wong: Drama tari ritual kenegaraan di Keraton Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Published

August 25, 2026

Details about the available publication format: Pratinjau Buku

Pratinjau Buku

Physical Dimensions

Details about the available publication format: Beli Buku

Beli Buku

Physical Dimensions