Ensiklopedia Tanaman Obat Bukit Kalimat Dusun Negla Desa Sukamahi
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 85.000
Ukuran : 14,8 x 21 cm
Jumlah Halaman : 133 hal
Ketebalan Buku : 1 cm
ISBN : On Proses
Deskripsi : Buku Ensiklopedia Tanaman Obat Bukit Kalimat Dusun Negla Desa Sukamahi disusun sebagai sumber informasi yang memperkenalkan berbagai jenis tanaman obat yang ditemukan di kawasan Bukit Kalimat, Dusun Negla, Desa Sukamahi. Buku ini mengangkat potensi kekayaan hayati lokal yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, sekaligus menjadi dokumentasi pengetahuan mengenai tanaman obat yang tumbuh dan berkembang di lingkungan setempat. Pembahasan dalam buku ini disajikan secara sistematis dengan memuat informasi mengenai nama tanaman, klasifikasi, bagian tanaman yang digunakan, kandungan kimia, kegunaan, serta bukti empiris dan ilmiah terkait pemanfaatannya. Selain itu, buku ini juga memberikan informasi mengenai aktivitas farmakologi dan aspek keamanan tanaman obat sehingga pembaca dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai potensi dan pemanfaatan tanaman tersebut. Kehadiran ensiklopedia ini diharapkan dapat menjadi media literasi bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, maupun pembaca yang memiliki ketertarikan terhadap tanaman obat dan pemanfaatan sumber daya hayati lokal. Buku ini tidak hanya mendokumentasikan keberadaan tanaman obat di kawasan Bukit Kalimat, tetapi juga menjadi upaya untuk mengenalkan dan melestarikan pengetahuan lokal agar tetap dapat dipelajari dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
REFERENSI :
Buu, A. W., Kadek, N., Sari, Y., Kadek, N., & Lestari, D. (2023). Ethnobotanical study of medicinal plants in Taro Village, Gianyar, Bali: Studi etnobotani tanaman obat di Desa Taro, Gianyar, Bali, 2(3), 49–54.
Damayanti. (2021). The ethnobotany study of medicinal plants in Lombok Island.
Dwiyanti, P., Mustakim, A., Resvani, S., & Hasbullah, N. (2024). Terhadap fungsi hati tikus dengan parameter SGPT (The effect of Bidara leaf extract [Ziziphus mauritiana Lam.] on liver function in rats with SGPT parameters), 16(1), 70–76.
Hakim, N., & Wakhidah, A. Z. (2022). Ethnobotany of medicinal plants from Lampung Tribe around Way Kambas National Park, Indonesia, 14(1), 84–94. https://doi.org/10.13057/nusbiosci/n140111
Hidayat, M., Taher, T., & Murniati, N. (2023). Etnobotani tumbuhan obat masyarakat adat Kesultanan Ternate di Kelurahan Foramadiahi sebagai pengembang bahan ajar berbasis kearifan lokal, 7(2), 250–259.
Hutasuhut, M. A. (2023). Etnobotani tumbuhan obat pada Suku Karo di Desa Garingging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 6(1), 176–182.
Montalvo-Gonz, E., Gonz, S., Iñiguez-Muñoz, L. E., Acosta, L., & Anaya-Esparza, L. M. (2022). Physiological effects and human health benefits of Hibiscus sabdariffa: A review of clinical trials, 1–33.
Navia, Z. I., & Suwardi, A. D. I. B. (2021). Ethnobotanical study of medicinal plants used by local communities in Sekerak Subdistrict, Aceh Tamiang, Indonesia, 22(10), 4273–4281. https://doi.org/10.13057/biodiv/d221019
Norouzzadeh, M., Hasan, M., & Hesam, M. (2025). Efficacy and safety of Hibiscus sabdariffa in cardiometabolic health: An overview of reviews and updated dose-response meta-analysis. Complementary Therapies in Medicine, 89, 103135. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2025.103135
Tenriawaru, A. B. (2022). Tumbuhan obat: Feasibility of encyclopedia on use of biodiversity sub-matter from the ethnobotany of medicinal plants, 5(2021), 85–92.
Wahyuni, W. T., Nikmatul, F., Maulidiyah, I., & Saqila, E. (2024). Artikel review: Studi fitokimia dan aktivitas farmakologi pada tanaman bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.), 2(1).