Etnomatematika Priangan Timur: Dari Budaya Ke Literasi Numerasi
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 65.000
Ukuran : 14,8 cm x 21 cm
Jumlah Halaman : 106 hal
Ketebalan Buku : 1 cm
ISBN : On Proses
Deskripsi Buku : Buku ini hadir sebagai salah satu upaya untuk memperkaya khazanah keilmuan di bidang pendidikan matematika, khususnya yang berkaitan dengan integrasi budaya lokal dalam pembelajaran matematika dan penguatan literasi numerasi peserta didik. Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran matematika yang tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep dan prosedur, tetapi juga mampu menghubungkan pengetahuan dengan konteks kehidupan nyata. Dalam hal ini, budaya lokal memiliki potensi besar untuk dijadikan sumber belajar yang bermakna. Priangan Timur sebagai salah satu wilayah yang kaya akan nilai budaya, tradisi, seni, arsitektur, dan kearifan lokal menyimpan berbagai konsep matematis yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan etnomatematika, budaya tidak hanya dipandang sebagai warisan yang perlu dilestarikan, tetapi juga sebagai media untuk membangun pemahaman matematika yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Buku ini membahas berbagai konsep dasar etnomatematika, literasi numerasi, pembelajaran matematika, serta eksplorasi unsur-unsur matematis yang terdapat dalam budaya lokal Priangan Timur. Selain itu, buku ini juga menyajikan pengembangan dan implementasi alat peraga matematika berbasis budaya lokal sebagai salah satu alternatif inovasi pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran geometri dan kemampuan literasi numerasi siswa.
REFERENSI :
Arsyad, A. (2021). Media pembelajaran: Prinsip dan aplikasinya dalam pendidikan. PT RajaGrafindo Persada.
Ate, D., & Lede, Y. K. (2022). Analisis kemampuan siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal literasi numerasi. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 472–483.
Basri, H., Kurnadi, B., Syarifuddin, S., Tafriliyanto, C. F., & Nugroho, P. B. (2021). Investigasi kemampuan numerasi mahasiswa calon guru matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(2), 115–128.
Danadibrata, R. A., & Suhendra, E. (2022). Kearifan lokal dan budaya masyarakat Priangan Timur dalam perspektif antropologi budaya. Sunan Ambu Press.
Firmansyah, A., & Sundayana, R. (2022). Pengembangan alat peraga matematika berbasis manipulatif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika (JIPM), 11(1), 45–58.
Hermawan, A., & Suryana, Y. (2022). Harmonisasi Islam dan budaya lokal dalam tradisi Nyangku di Panjalu Ciamis. Jurnal Kebudayaan Islam dan Masyarakat, 10(1), 45–58.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Panduan penguatan literasi dan numerasi di sekolah. Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Kurnia, D., & Sulaeman, M. (2021). Kearifan lokal Kampung Adat Naga Tasikmalaya dalam mengelola lingkungan hidup. Jurnal Sejarah dan Budaya Sunda, 9(2), 112–125.
Kusnaka, A., & Hermawan, Y. (2023). Religiusitas dan tradisi lisan: Dialektika agama dan budaya di Tatar Galuh dan Priangan Timur. Jurnal Kebudayaan Sunda Lokabasa, 14(1), 45–58.
Lestari, P., & Moleong, L. J. (2025). Kebudayaan dan identitas nasional dalam arus globalisasi. Alfabeta.
Mulyadi, D., Nurhayati, S., & Ramdani, A. (2021). Konservasi lingkungan berbasis adat di Kampung Naga Tasikmalaya: Formasi nilai budaya lokal Priangan. Jurnal Sosiohumaniora, 23(2), 189–198.
Mulyadi, R., & Rahayu, S. (2023). Semiotika motif batik Priangan Timur: Analisis visual batik Tasikmalaya dan Ciamis. Jurnal Seni Rupa dan Desain, 14(1), 78–92.
Nurhadi, A., & Rahmawati, E. (2023). Komunikasi antarbudaya di era digital. Remaja Rosdakarya.
Nurdyansyah, N., & Mutala'liah, N. (2022). Pengembangan media dan alat peraga edukatif di sekolah dasar. Nizamia Learning Center.
OECD. (2023). PISA 2022 assessment and analytical framework: Mathematics, reading, science, creative thinking and financial literacy. OECD Publishing.
Permana, R. C., & Kusnaka, A. (2022). Pelestarian kesenian tradisional Tarawangsa sebagai warisan budaya takbenda di Jawa Barat. Jurnal Etnomusikologi Indonesia, 7(3), 201–215.
Prastowo, A. (2023). Panduan kreatif membuat bahan ajar dan alat peraga inovatif. Diva Press.
Rofiqi, A., Maulidia, H., Wijaya, W., Matitaputty, J. K., Aziz, B., Kahfi, M. A., Zahrawati, F., & Oktayanty, Y. (2024). Pengantar sosiologi dan antropologi. CV Gita Lentera.
Rosidi, A., Nimah, K., & Rahayu, S. (2022). Analisis kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar berdasarkan gaya belajar. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 9(1), 35–44.
Setiadi, E. M., & Kolip, U. (2021). Pengantar sosiologi: Pemahaman ragam dan struktur masyarakat (Edisi revisi). Kencana.
Setiawan, B., & Nurhayati, T. (2024). Etnopedagogi dan nilai-nilai karakter Sunda-Islami pada masyarakat Priangan Timur. Alfabeta.
Suryalaga, H., & Pratama, R. (2024). Revitalisasi seni pertunjukan tradisional Priangan Timur di era digital. Jurnal Estetika Nusantara, 8(3), 210–224.
Suryani, L. (2022). Antropologi budaya: Konsep, teori, dan aplikasi dalam masyarakat modern. Rajawali Pers.
Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2024). Media pembelajaran inovatif dan pemanfaatannya dalam Kurikulum Merdeka. Remaja Rosdakarya.
Warnaen, S., & Rosidi, A. (2023). Nilai-nilai karakter Sunda Priangan: Studi etnografi kehidupan agraris dan pesantren di Garut dan Ciamis. PT Remaja Rosdakarya.
Wibowo, S. A., & Hartono, R. (2024). Dinamika kebudayaan dan perubahan sosial. Pustaka Pelajar.