Pendidikan Akhlak Berbasis Umpasa Simalungun
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 125.000
Ukuran : 14,8 x 21 cm
Jumlah Halaman : 225 hal
Ketebalan Buku : 2 cm
ISBN : On Proses
Deskripsi Buku : Buku ini hadir dari sebuah kegelisahan sekaligus ikhtiar akademik untuk menjawab tantangan pendidikan akhlak di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan arus globalisasi yang semakin kuat. Pendidikan pada hakikatnya tidak hanya berorientasi pada pengembangan kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab yang mendasar dalam membentuk manusia yang beriman, berkarakter, berkepribadian luhur, dan mampu menjalankan kehidupan secara bermartabat. Dalam konteks tersebut, pendidikan akhlak menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan proses pendidikan. Di sisi lain, pendidikan akhlak tidak selalu harus dibangun melalui pendekatan yang bersifat normatif vi dan formal. Nilai-nilai moral juga hidup dan berkembang dalam kebudayaan masyarakat. Salah satu warisan budaya yang mengandung kekayaan nilai pendidikan tersebut adalah umpasa Simalungun. Umpasa bukan sekadar rangkaian kata atau ungkapan tradisional yang digunakan dalam berbagai kegiatan adat, melainkan mengandung pesan, nasihat, harapan, doa, pandangan hidup, serta nilai-nilai sosial yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Umpasa Simalungun memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat karena di dalamnya terdapat nilai-nilai tentang penghormatan kepada orang tua, tanggung jawab, persaudaraan, kesopanan, kerja keras, kejujuran, kebersamaan, kepedulian sosial, serta hubungan manusia dengan Tuhan dan sesamanya. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan pendidikan akhlak. Oleh karena itu, penggalian dan pemanfaatan nilai-nilai yang terkandung dalam umpasa merupakan salah satu upaya untuk mempertemukan pendidikan, agama, dan kearifan lokal dalam sebuah kerangka yang kontekstual.
REFERENSI :
Abd. Gani Isa. (2012). Akhlak perspektif Al-Qur'an. Lembaga Naskah Aceh (NASA).
Abdullah, N. U. (2002). Pendidikan anak dalam Islam (J. Miri, Trans.; Jilid 1). Pustaka Amani.
Abdullah, Y. (2007). Studi akhlak dalam perspektif Al-Qur'an. Amzah.
Abdul Hadi Awang. (2007). Beriman kepada Rasul. PTS Islamica.
Abu Hamid. (2009). Super berkah: Buah manis berbakti kepada ibu bapak. Pustaka Hidayah.
Abu Hamid al-Ghazali. (n.d.). Ihya' Ulum al-Din (Jilid III). Dar al-Fikr.
Achmad Sunarto. (2010). Kamus Arab Indonesia Al-Kabir. Karya Agung.
A. Chaedar Alwasilah. (2014). Islam, culture, and education. PT Remaja Rosdakarya.
A. Gunawan Setiardja. (1990). Dialektika hukum dan moral dalam membangun masyarakat Indonesia. Kanisius.
A. Hassan. (1993). Kesopanan tinggi secara Islam. CV Diponegoro.
Ahmad Hafidz Habiburrahma. (2016). Pendidikan akhlak menurut Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani dalam kitab Bahjatul Wasail bi Syarhi Masa'il. HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2).
Ahmad Mushthafa al-Maraghi. (1993). Tafsir al-Maraghi (B. Abubakar et al., Trans.; Jilid XIX). Toha Putra.
Ahmad Tafsir. (2000). Ilmu pendidikan perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.
Akilah Mahmud. (2017). Akhlak terhadap Allah dan Rasulullah Saw. Jurnal Sulesana, 11(2).
Ali Abdul Halim Mahmud. (1996). Karakteristik umat terbaik: Telaah manhaj, akidah, dan harakah. Gema Insani Press.
Ali Abdul Halim Mahmud. (2004). Akhlak mulia. Gema Insani.
Ali Imron. (2018). Pandangan Islam tentang akhlak dan perubahan serta konseptualisasinya dalam pendidikan Islam. Jurnal Al-Qalam, 19(2).
Ali Mufron. (2015). Ilmu pendidikan (Cet. II). Aura Pustaka.
Aliasan. (2015). Akhlak sebagai azas kebahagiaan keluarga dan masyarakat. Jurnal Wardah, XXIX, 16.
Al-Imam Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali. (n.d.). Ihya' 'Ulum al-Din. Dar al-Ma'rifah.
Aminuddin et al. (2002). Pendidikan agama Islam untuk perguruan tinggi. Ghalia Indonesia.
Aminuddin et al. (2005). Pendidikan agama Islam untuk perguruan tinggi umum. Ghalia Indonesia.
Amiruddin Siahaan. (2016). Strategi pendidikan Islam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Jurnal Almufida, 1(1).
Anas Sudijono. (1996). Pengantar evaluasi pendidikan. PT Grafindo Persada.
Anisa Eka Pratiwi et al. (2018). Eksistensi masyarakat adat di tengah globalisasi. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 15(2).
Anni Rahimah. (2017). Pola sintaksis dan pilihan kata dalam umpama dan umpasa. Jurnal Education and Development STKIP Tapanuli Selatan, 6(1).
Anwar Sadat Harahap. (2012). Penyelesaian sengketa perkawinan pada masyarakat Batak Muslim di Tapanuli Bagian Selatan [Disertasi, IAIN Sumatera Utara].
Arifin. (2014). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Arsen Nahum Pasaribu. (2018). The function and meaning of umpasa in Toba Batak's traditional wedding ceremony. The Episteme Journal of English Literature and Linguistics, 4(2).
At-Tirmidzi. (n.d.). Sunan at-Tirmidzi. Kitab al-Birr wa al-Shilah, Bab Husn al-Khuluq, Hadis No. 2004.
At-Tirmidzi & Ahmad. (n.d.). Hadis riwayat At-Tirmidzi No. 1987 dan Ahmad No. 5/153.
Azli Fairuz bin Laki, Mohd Shafiee bin Hamzah, & Wan Hishamudin bin Wan Jusoh. (2015). Pembentukan akhlak mahmudah sebagai mekanisme pembangunan insan: Analisis terhadap tafsir Fi Zilal al-Qur'an. Jurnal Islam dan Masyarakat Kontemporari, 10.
Bagja Waluya. (2007). Sosiologi: Menyelami fenomena sosial di masyarakat. PT Setia Puma Inves.
Bangon Suyanto et al. (2010). Metode kajian sosial: Berbagai alternatif pendekatan (Cet. V). Kencana Prenada Media Group.
Battistich, V. (2002). Character education, prevention, and positive youth development. University of Missouri.
Beni Ahmad Saebani & Abdul Hamid. (2012). Ilmu akhlak (Cet. II). Pustaka Setia.
Burhan Bungin. (2012). Analisis data kajian kualitatif (Cet. VIII). PT RajaGrafindo Persada.
Bustanuddin Agus. (1993). Al-Islam: Buku pedoman kuliah mahasiswa untuk mata kuliah PAI. PT RajaGrafindo Persada.
Cyrellus Simanjuntak. (2008). Pendidik, misionaris & motivator. PT BPK Gunung Mulia.
Damanhuri. (2012). Kawasan studi akhlak. Ar-Raniry Press & Lembaga Naskah Aceh (NASA).
Damanhuri. (2016). Transformasi kesempurnaan manusia: Teori Nur Muhammad dan pembentukan akhlak manusia. AK Group.
Depdikbud. (1989). Kamus besar bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
Dewi Purnama Sari. (2017). Pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an. Jurnal Islamic Counseling, 1(1).
Didiek Ahmad Supadie. (2011). Pengantar studi Islam. Rajawali Pers.
E. Mulyasa. (2011). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
Elister Siagian. (n.d.). Umpasa (pantun) dalam upacara adat pernikahan masyarakat Batak Toba di Kecamatan Silima. Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Riau.
Enung Asmaya. (2012). Implementasi agama dalam mewujudkan keluarga sakinah. Jurnal Komunika, 6(1).
Erond L. Damanik. (2017). Nilai budaya: Hakikat karya dan orientasi hidup orang Simalungun. Simetri Institute.
Fatmawati. (2016). Peran keluarga terhadap pembentukan kepribadian Islam bagi remaja. Jurnal Risalah, 27(1).
Fathurrahman. (1981). Musthalahatul hadis. Al-Ma'arif.
Fuad Arif Noor. (2015). Islam dalam perspektif pendidikan. Jurnal Quality, 3(2).
Fuad Ihsan. (1997). Dasar-dasar pendidikan (Cet. I). PT Rineka Cipta.
Hardisman. (2017). Tuntunan akhlak dalam Al-Qur'an dan Sunnah. Andalas University Press.
Hasan Nasution et al. (1992). Ensiklopedi Islam Indonesia. Djambatan.
Helmawati. (2014). Pendidikan keluarga: Teoretis dan praktis. PT Remaja Rosdakarya.
Hery Noer Aly. (1999). Ilmu pendidikan Islam (Cet. I). Logos Wacana Ilmu.
Hojot Marluga. (2016). Ungkapan filosofis Batak (Jilid I). Halibutongan.