Mozaik Pergerakan Nasional Ragam Ideologi dan Organisasi Menuju Indonesia Merdeka (1908-1955)
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 45.000
Ukuran : 18 cm x 25 cm
Jumlah Halaman : 88 hal
Ketebalan Buku : 1 cm
ISBN : 978-634-239-305-5
Deskripsi Buku : Sejarah perjuangan bangsa Indonesia bukanlah kisah yang berjalan dalam satu garis lurus, apalagi digerakkan oleh satu kekuatan tunggal. Ia hadir sebagai mozaik— tersusun dari kepingan gagasan, organisasi, tokoh, dan ideologi yang beragam, saling berinteraksi, berdebat, bahkan berseberangan, namun pada akhirnya bertemu pada satu tujuan bersama: Indonesia Merdeka. Buku Mozaik Pergerakan Nasional: Ragam Ideologi dan Organisasi Menuju Indonesia Merdeka (1908–1955) disusun untuk menghadirkan kembali dinamika tersebut secara utuh dan proporsional. Rentang waktu yang dibahas, sejak lahirnya Budi Utomo pada tahun 1908 hingga masa awal konsolidasi negara pascakemerdekaan, merupakan periode krusial dalam pembentukan kesadaran nasional Indonesia. Pada masa inilah tumbuh dan berkembang berbagai organisasi pergerakan— nasionalis, Islam, sosialis, hingga komunis—dengan latar belakang pemikiran, strategi, dan pendekatan perjuangan yang berbeda-beda. Melalui buku ini, pembaca diajak memahami bahwa kemerdekaan Indonesia bukan hasil dari satu ideologi yang paling benar, melainkan buah dari proses panjang dialog, kompromi, dan kerja kolektif berbagai elemen bangsa. Perbedaan pandangan yang muncul dalam tubuh pergerakan nasional justru menjadi sumber kekayaan intelektual dan politik, yang membentuk karakter Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan demokratis. Penyajian materi dalam buku ini diupayakan agar tidak hanya informatif, tetapi juga reflektif. Sejarah tidak sekadar dihadirkan sebagai deretan peristiwa dan tanggal, melainkan sebagai ruang belajar untuk memahami tantangan kebangsaan masa kini. Dengan mengenali dinamika pergerakan nasional di masa lalu, diharapkan pembaca dapat menumbuhkan sikap kritis, toleran, dan menghargai perbedaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
REFERENSI :
Aditya, W. (2011). Pengaruh polemik Djawi Hisworo terhadap kondisi Sarekat Islam tahun 1918–1920.
Afrianto, M. R., Umar, T., Hadi, S., & Ribawati, E. (2024). Musso’s role in the PKI rebellion in Madiun in 1948. Historia Journal, 12(2). https://doi.org/10.24127/hj.v12i2.9681
Azizah, N. (2019). Peran peradaban Islam dalam perkembangan ilmu pengetahuan dunia. Jurnal Al-Tsaqafa, 16(2), 145–156.
Bahri, S. (2022). Peran Haji Samanhudi dalam Sarekat Dagang Islam (1905–1912 M). IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Bahrudin, M. Z. F. M. (2024). Pengaruh organisasi politik Islam Indonesia terhadap kesadaran nasionalisme Melayu (1930–1959). International Journal of Interdisciplinary and Strategic Studies, 5(8), 523–529.
Batubara, N. I. (2022). Faktor-faktor penyebab kegagalan pemberontakan PKI 1926–1927. Politeia: Jurnal Ilmu Politik, 14(1), 1–16.
CNN Indonesia. (2021). Wahidin Sudirohusodo: Tokoh perintis pendidikan dan kebangkitan nasional.
Crouch, H. A. (2007). The army and politics in Indonesia. Equinox Publishing.
Dalimunthe, S. Y., Asrul, A. A., Sustika, U., Fitriana, S., & Atikah, P. (2025). Pengaruh pecahnya Sarekat Islam pada pergerakan nasional di Indonesia. Formatif: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(1), 1–8.
Fadilla, L., Hasanah, R., & Purnama, D. (2024). Peran intelektual pribumi dalam pergerakan nasional awal abad ke-20. Jurnal Historika Nusantara, 10(1), 55–68.
Fahmi, R. F. M., et al. (2025). Propaganda intelektual Indische Partij. RONIK: Journal of History Education and Historiography, 9(1), 1–17.
Hidayat, A. (2021). Dinamika nasionalisme awal abad ke-20: Budi Utomo dan pembentukan identitas kebangsaan. Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora, 9(2), 54–69.
Ichsan, M. F., Sutrisno, B., & Rahmawati, D. (2023). Kebudayaan sebagai basis perlawanan kultural dalam pergerakan nasional Indonesia. Jurnal Kebudayaan dan Nasionalisme, 5(1), 33–47.
Jayusman, I., & Shavab, O. A. K. (2021). Peranan Sarekat Islam dan Muhammadiyah dalam pergerakan nasional. Candrasangkala, 7(2), 82–92.
Kahin, G. M. (2018). Nationalism and revolution in Indonesia. Cornell University Press.
Kartodirdjo, S. (1992). Pengantar sejarah Indonesia baru. Gramedia.
Lubis, A., Setiawan, D., & Manurung, F. (2022). Pendidikan dan kesadaran nasional. Jurnal Pendidikan Nasional, 9(3), 121–137.
McVey, R. T. (2019). The rise of Indonesian communism. Cornell University Press.
Nami, N. I. B. (2022). Faktor penyebab kegagalan pemberontakan PKI 1926–1927. Politeia: Jurnal Ilmu Politik, 14(1), 1–16.
Nukman. (2023). Peran PNI dalam membentuk konsep nasionalisme 1927–1936. SINDANG, 3(2). https://doi.org/10.31540/sindang.v3i2.1127
Putri, A. A. (2023). Peranan organisasi Perhimpunan Indonesia terhadap pergerakan nasional. JEJAK, 3(2), 11–20. https://doi.org/10.22437/jejak.v3i2.24808
Ricklefs, M. C. (2008). Sejarah Indonesia modern 1200–2008. Serambi Ilmu Semesta.
Soekarno. (1933). Indonesia menggugat. Balai Pustaka.
Suryanegara, A. M. (2010). Api sejarah. Salamadani Pustaka.
Yamin, M. (1959). Naskah persiapan Undang-Undang Dasar 1945. Yayasan Prapantja.