Sustainability Reporting: Perspektif Legitimasi Dan Impression Management
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 65.000
Ukuran : 14,8 cm x 21 cm
Jumlah Halaman : 105 hal
Ketebalan Buku : 1 cm
ISBN : 978-634-239-285-0
Deskripsi Buku : Dalam era yang semakin menuntut akuntabilitas dan keberlanjutan, praktik pelaporan keberlanjutan (Sustainability Reporting/SR) telah berkembang dari sekadar kewajiban administratif menjadi alat strategis komunikasi korporat. Perusahaan tidak hanya diharapkan menyampaikan kinerja keberlanjutan secara objektif, tetapi juga mampu membangun narasi yang mencerminkan nilai, komitmen, dan integritas mereka. SR pun menjadi jembatan penting antara perusahaan dan pemangku kepentingan dalam membangun kepercayaan jangka panjang. Pengalaman penulis sebagai peneliti di bidang akuntansi keberlanjutan menunjukkan bahwa di balik narasi SR yang tampak transparan, terdapat dinamika komunikasi yang kompleks. Perusahaan dihadapkan pada tekanan dari regulator, investor, media, dan masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, strategi Impression Management (IM) menjadi alat yang sering digunakan untuk menyusun narasi yang “membujuk”, bukan hanya “melaporkan”. Perusahaan menyoroti keberhasilan, meredam kegagalan, dan mengelola citra dengan cermat. Praktik ini dapat memperkuat legitimasi sosial perusahaan, tetapi juga menyimpan risiko bias naratif jika tidak dilakukan secara proporsional. Buku ini disusun sebagai sebuah buku referensi ilmiah yang mengkaji pelaporan keberlanjutan dari perspektif legitimasi dan impression management. Dengan judul Sustainability Reporting: Perspektif Legitimasi dan Impression Management, buku ini mencoba menjembatani antara teori dan praktik, antara idealisme transparansi dan realitas komunikasi korporat. Buku ini tidak hanya mengupas aspek pelaporan, tetapi juga menganalisis strategi bahasa dan narasi yang digunakan perusahaan dalam membentuk persepsi publik. Bab demi bab disusun secara sistematis. Bab 1 menguraikan pentingnya transparansi dan legitimasi dalam konteks SR. Bab 2 menyajikan landasan teoritis utama, yaitu teori legitimasi dan teori IM, yang menjadi pijakan dalam memahami dinamika pelaporan. Bab 3 membahas regulasi SR secara internasional dan nasional, termasuk GRI dan POJK No. 51/2017. Bab 4 menggali bagaimana strategi IM digunakan secara empiris dalam SR, sementara Bab 5 memberikan panduan aplikatif untuk mengenali strategi IM dalam laporan aktual. Terakhir, Bab 6 merangkum temuan dan menawarkan arah pengembangan praktik dan riset ke depan. Penulis menyadari bahwa buku ini belum sepenuhnya sempurna. Namun, penulis berharap buku ini dapat memberikan kontribusi akademik dan praktis bagi pembaca baik dari kalangan mahasiswa, dosen, praktisi, maupun regulator yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan dan integritas pelaporan. Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberi dukungan dalam proses penulisan buku ini. Semoga buku ini menjadi pijakan awal bagi diskusi yang lebih luas mengenai akuntabilitas, transparansi, dan pengelolaan kesan dalam dunia bisnis modern.
REFERENSI :
Athayasri, N., & Nor, W. (2020). Indonesia’s accounting majors perceptions on the benefits of sustainability reporting. Proceedings of the 1st Annual Management, Business and Economic Conference (AMBEC 2019). https://doi.org/10.2991/aebmr.k.200415.015
Beretta, V., Demartini, C., & Trucco, S. (2019). Does environmental, social and governance performance influence intellectual capital disclosure tone in integrated reporting? Journal of Intellectual Capital, 20(1), 100–124. https://doi.org/10.1108/JIC-02-2018-0049
Boiral, O. (2013). Sustainability reports as simulacra? A counter-account of A and A + GRI reports. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 26(7), 1036–1071.
Boiral, O., Brotherton, M. C., & Talbot, D. (2020). Building trust in the fabric of sustainability ratings: An impression management perspective. Journal of Cleaner Production, 260, 120942. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.120942
Bolino, M. C., Kacmar, M. K., Turnley, W. H., & Gilstrap, B. J. (2008). A multi-level review of impression management motives and behaviors. Journal of Management, 34(6), 1080–1109. https://doi.org/10.1177/0149206308324325
Bolino, M. C., & Turnley, W. H. (1999). Measuring impression management in organizations: A scale development based on the Jones and Pittman taxonomy. Organizational Research Methods, 2(2), 187–206. https://doi.org/10.1177/109442819922005
Bolino, M., Long, D., & Turnley, W. (2016). Impression management in organizations: Critical questions, answers, and areas for future research. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 3(1), 377–406. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-041015-062337
Brennan, N. M., Guillamon-Saorin, E., & Pierce, A. (2009). Methodological insights. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 22(5), 789–832. https://doi.org/10.1108/09513570910966379
Brennan, N., & Merkl-Davies, D. M. (2013). Accounting narratives and impression management. University College Dublin.
Cho, C. H., Patten, D. M., & Roberts, R. W. (2014). Environmental disclosures and impression management. In Accounting and accountability (pp. 217–231). https://doi.org/10.4018/978-1-4666-4999-6.ch013
Clara, A., & Salim, S. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi pengungkapan sustainability report. Jurnal Paradigma Akuntansi, 4(4), 1501–1511. https://doi.org/10.24912/jpa.v4i4.21328
Corazza, L., Truant, E., Scagnelli, S. D., & Mio, C. (2020). Sustainability reporting after the Costa Concordia disaster: A multi-theory study on legitimacy, impression management and image restoration. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 33(8), 1909–1941. https://doi.org/10.1108/AAAJ-05-2018-3488
Deegan, C. (2002). The legitimising effect of social and environmental disclosures. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 15(3), 282–311. https://doi.org/10.1108/09513570210435852
Deegan, C. (2022). Financial accounting theory (5th ed.). Cengage Learning Australia.
Deephouse, D. L., Bundy, J., Tost, L. P., & Suchman, M. C. (2017). Organizational legitimacy: Six key questions. In The SAGE handbook of organizational institutionalism (pp. 27–52). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781446280669.n2
Diouf, D., & Boiral, O. (2017). The quality of sustainability reports and impression management. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 30(3), 643–667. https://doi.org/10.1108/AAAJ-04-2015-2044
Dowling, J., & Pfeffer, J. (1975). Organizational legitimacy: Social values and organizational behavior. The Pacific Sociological Review, 18(1), 122–136.
Elshandidy, T., & Zeng, C. (2022). The value relevance of risk-related disclosure. Borsa Istanbul Review, 22(3), 498–514. https://doi.org/10.1016/j.bir.2021.06.014
Fakhriyyah, D. D., Sudarmiatin, & Hermawan, A. (2023). Implementation of legitimacy theory on SME to achieve sustainability. International Journal of Economics, Business and Innovation Research, 2(4), 1–13.
García Osma, B., & Guillamón-Saorín, E. (2011). Corporate governance and impression management. Accounting, Organizations and Society, 36(4–5), 187–208. https://doi.org/10.1016/j.aos.2011.03.005
García-Sánchez, I. M., Suárez-Fernández, O., & Martínez-Ferrero, J. (2019). Female directors and impression management. International Business Review, 28(2), 359–374. https://doi.org/10.1016/j.ibusrev.2018.10.007
Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Doubleday-Anchor.
GRI. (2016). Consolidated set of GRI sustainability reporting standards. Global Sustainability Standards Board.
GRI. (2022). About GRI brochure.
Gunawan, J., Permatasari, P., & Fauzi, H. (2022). The evolution of sustainability reporting practices in Indonesia. Journal of Cleaner Production, 358, 131798. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2022.131798
Haffar, M., & Searcy, C. (2020). Legitimizing potential bad news. Organization & Environment, 33(4), 534–553. https://doi.org/10.1177/1086026620942968
Hummel, K., & Schlick, C. (2016). Sustainability performance and disclosure. Journal of Accounting and Public Policy, 35(5), 455–476. https://doi.org/10.1016/j.jaccpubpol.2016.06.001
Kanbaty, M., Hellmann, A., Ang, L., & He, L. (2024). Impression management with photographs. Meditari Accountancy Research, 32(3), 976–1005. https://doi.org/10.1108/MEDAR-09-2022-1798
Khazaeli, B. (2013). Impression management in corporate social reporting. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.2314965
Limarwati, D., Alfiyani, Y. S. R., & Firmansyah, A. (2024). Laporan keberlanjutan: Manfaat dan perkembangan standar. Jurnalku, 4(1), 101–112. https://doi.org/10.54957/jurnalku.v4i1.635
Mahomed, S. (2020). The tone of business model disclosure. University of the Witwatersrand.
Martens, W., & Bui, C. N. M. (2023). An exploration of legitimacy theory in accounting literature. OALib, 10(01), 1–20. https://doi.org/10.4236/oalib.1109713